You need to enable javaScript to run this app.

Khidmatnya Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MIN 1 Sumenep, Hadirkan Keteladanan Lewat Guru Sebagai Petugas

  • Kamis, 01 Oktober 2026
  • Administrator
  • 0 komentar
Khidmatnya Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MIN 1 Sumenep, Hadirkan Keteladanan Lewat Guru Sebagai Petugas

SUMENEP, (1/10/2026) — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis, 1 Oktober 2026, menjadi momen yang tak terlupakan bagi keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Sumenep. Alih-alih sekadar berdiri di barisan pengawas, jajaran Bapak dan Ibu Guru justru mengambil alih lapangan dan tampil gagah sebagai petugas upacara.

Langkah ini bukan sekadar pergantian peran biasa, melainkan sebuah metode pendidikan karakter yang disuguhkan secara langsung. Dengan melihat guru-gurunya tampil sigap mengibarkan bendera hingga memimpin barisan, para siswa diajarkan bahwa kedisiplinan dan cinta tanah air adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas murid semata. Guru benar-benar mempraktikkan filosofi Ing Ngarso Sung Tulodo—di depan memberi teladan.

Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Kepala MIN 1 Sumenep, Bapak Tri Wahyudi. Sejak awal, suasana upacara yang dipandu oleh Ibu Shofi selaku pembawa acara terasa sangat teratur dan khidmat. Kesiapan barisan peserta didik diatur dengan tegas oleh tiga pemimpin barisan, yakni Bapak Akbar, Bapak Ipunk, dan Bapak Eko.

Keteladanan itu semakin terasa ketika Bapak Jufriadi mengambil alih komando lapangan sebagai Pemimpin Upacara. Dengan suara lantang, ia memimpin penghormatan kepada Pembina dan melaporkan bahwa upacara siap dimulai. Momen syahdu menyelimuti lapangan saat Bapak Tri Wahyudi mengajak seluruh peserta menundukkan kepala dalam sesi mengheningkan cipta, mengenang pengorbanan para pahlawan revolusi yang telah gugur demi mempertahankan ideologi bangsa.

Semangat Kesaktian Pancasila bergema kuat melalui rangkaian pembacaan teks-teks bersejarah. Setelah pembacaan teks Pancasila, Bapak Sumarhum tampil membacakan naskah Pembukaan UUD 1945 dengan penuh penjiwaan. Memasuki puncak acara, Bapak Tri Wahyudi membacakan naskah Ikrar kesetiaan terhadap Pancasila yang diikuti dengan penuh perhatian oleh seluruh siswa. Rangkaian inti yang berjalan lancar ini kemudian disempurnakan lewat untaian doa yang dibawakan secara khusyuk oleh Ibu Fitria.

Upacara pun ditutup dengan laporan penyelesaian tugas dari komandan lapangan dan penghormatan umum, sebelum akhirnya barisan dibubarkan.

Bagi para siswa MIN 1 Sumenep, kegiatan hari ini adalah pembelajaran visual yang sangat bermakna. Mereka melihat langsung bahwa nilai-nilai Pancasila—seperti persatuan, gotong royong, dan tanggung jawab—dihidupkan langsung oleh para pendidik mereka di tengah lapangan. Peringatan 1 Oktober ini membawa pesan moral yang kuat: Pancasila tidak akan pernah sakti jika hanya dihafalkan di dalam kelas, namun ia akan terus hidup dan abadi ketika diamalkan lewat tindakan nyata setiap hari.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

TRI WAHYUDI JANUARIANTO, M.Pd.

- Kepala Sekolah -

Selamat Datang Selamat Bergabung  

Berlangganan
Tautan
Jajak Pendapat

Mengapa anda memilih menyekolahkan putera/puterinya di MIN 1 Sumenep?

Hasil
Banner