Lebih dari Sekadar Ibadah Sunnah: Mengintip Rutinitas Shalat Dhuha di MIN 1 Sumenep demi Generasi Berakhlakul Karimah
- Jum'at, 10 April 2026
- Administrator
- 0 komentar
Sumenep, 10/04/2026 —Guna memperkuat karakter religius dan menanamkan budaya ibadah sejak dini, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Sumenep kembali melaksanakan kegiatan rutin shalat dhuha berjamaah pada Jumat pagi (10/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda unggulan madrasah yang dirancang untuk membentuk disiplin spiritual para siswa sebelum memulai aktivitas belajar mengajar di kelas.
Suasana khidmat menyelimuti area madrasah saat ratusan siswa, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, berjejer rapi dalam saf-saf yang lurus. Tidak hanya siswa, seluruh jajaran bapak dan ibu dewan guru serta staf kependidikan turut hadir melebur dalam kebersamaan ibadah. Bertindak sebagai imam pada kesempatan kali ini adalah Ustadz Achmadi, yang memimpin jalannya shalat dengan penuh kekhusyukan.
Pesan Mendalam Kepala Madrasah
Usai melaksanakan salat, kegiatan dilanjutkan dengan Mauidhoh Hasanah singkat yang disampaikan langsung oleh Kepala MIN 1 Sumenep, Bapak Tri Wahyudi Januarianto, M.Pd. Dalam arahannya di depan mimbar, beliau menekankan bahwa ibadah sunnah seharusnya menjadi kebutuhan jiwa, bukan sekadar pelarian saat menghadapi kesulitan.
"Kita jangan hanya rajin shalat sunnah seperti Dhuha atau Tahajud saat sedang ada butuhnya saja atau saat ada keinginan tertentu. Selagi kita diberikan nikmat kesehatan dan waktu luang, sebisa mungkin laksanakanlah dengan istiqomah semata-mata mengharap ridho Allah SWT," tegas Bapak Tri Wahyudi.
Beliau juga memaparkan berbagai fadhilah (keutamaan) shalat dhuha, di antaranya sebagai sarana pembuka pintu rezeki, penenang hati, serta kunci keberkahan dalam menuntut ilmu. Pesan ini diharapkan mampu mengetuk kesadaran para siswa agar tidak meninggalkan shalat sunnah dalam kondisi apa pun.
Wujud Visi Madrasah dan Penguatan Karakter
Kegiatan shalat dhuha berjamaah ini bukan sekadar agenda seremonial mingguan, melainkan program rutin yang telah menjadi "ruh" dalam pendidikan karakter di MIN 1 Sumenep. Hal ini sejalan dengan visi besar madrasah, yakni "Terwujudnya Generasi Bertauhid yang Kreatif dan Berakhlakul Karimah."
Melalui pembiasaan yang konsisten ini, pihak madrasah berupaya membangun pondasi spiritual yang kokoh. Madrasah meyakini bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan kedekatan spiritual kepada Sang Pencipta.
"Dengan menjadikan ibadah sebagai budaya sehari-hari di madrasah, kita sedang menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tapi juga memiliki mentalitas tauhid yang kuat. Kami ingin keimanan ini tetap kokoh dan terjaga bahkan setelah mereka lulus dari sini nanti," tambah pihak madrasah dalam keterangannya.
Kegiatan rutin ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan keluarga besar madrasah, serta kemudahan bagi para siswa dalam menyerap ilmu pengetahuan yang diberikan oleh bapak dan ibu guru.
Artikel Terkait
Iqra’, Doa, dan Usaha: MIN 1 Sumenep Ajak Siswa Kelas VI Siapkan Ujian dan Munaqosah Secara Maksimal
Selasa, 07 April 2026
Tim Amil Zakat MIN 1 Sumenep Salurkan Zakat Fitrah dan Santunan Anak Yatim Piatu
Sabtu, 14 Maret 2026
Tebar Kebahagiaan di Bulan Suci: Dewan Guru, Siswa-Siswi, dan Ibu Dharma Wanita Persatuan MIN 1 Sumenep Bagikan 1.500 Nasi Kotak
Kamis, 05 Maret 2026
Pondok Ramadhan 1447 H MIN 1 Sumenep, Ikhtiar Nyata Membentuk Generasi Bertakwa
Rabu, 25 Februari 2026
Guru MIN 1 Sumenep Raih Juara II Anugerah GTK Kategori Inovasi Media Pembelajaran Jenjang MI
Selasa, 13 Januari 2026