5 Pesan Penting Kepala Kemenag Sumenep dalam Pembinaan Mental Guru dan Karyawan MIN 1 Sumenep
- Rabu, 26 Agustus 2026
- Administrator
- 0 komentar
SUMENEP, (26/8/2026) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Bapak H. Abdul Wasid, M.Pd.I., memberikan pembinaan mental secara langsung kepada seluruh jajaran guru dan karyawan MIN 1 Sumenep pada hari Rabu (26/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, beliau turut didampingi oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma), Bapak Edy Hariyanto, S.Ag., M.Pd.
Mengawali arahannya, Bapak H. Abdul Wasid mengingatkan kembali pentingnya kedisiplinan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan madrasah. Beliau mengimbau agar para pegawai tertib mengenakan kelengkapan atribut seragam, meliputi PIN Korpri, Name Tag, dan Pin Zona Integritas (ZI).
Memasuki materi inti pembinaan, terdapat lima pesan penting yang ditekankan oleh Kepala Kemenag Sumenep untuk membangun mentalitas pendidik yang unggul, yaitu:
1. Ikhlas dan Senantiasa Bersyukur Pesan pertama yang disampaikan adalah ajakan untuk menjadi hamba yang selalu melihat sisi positif dari setiap pemberian Allah. Dengan rasa syukur, seseorang akan lebih mudah merasakan nikmat dan kebahagiaan dalam menjalani kehidupannya sehari-hari.
2. Bangun Afirmasi Positif Motivasi yang tumbuh dari dalam diri sangatlah penting. Bapak H. Abdul Wasid menjelaskan bahwa energi dan afirmasi positif dari seorang guru akan berdampak langsung kepada para murid. Oleh karena itu, tugas mengajar harus dimaknai sebagai sebuah pengabdian yang tulus, bukan sekadar menggugurkan kewajiban profesi.
3. Mindset Selalu Ingin Belajar dan Berkembang Seorang pendidik tidak boleh merasa cukup dengan ilmu pengetahuan yang dimilikinya saat ini. Guru dituntut untuk memiliki pola pikir (mindset) untuk terus belajar dan mengembangkan kapasitas diri agar selalu relevan dalam mendidik anak bangsa.
4. Menjaga Kesehatan Fisik Poin keempat menyoroti pentingnya menjaga pola makan dan pola hidup sehat. Kesehatan seorang guru sangat berharga bagi generasi bangsa. Beliau mengingatkan, sangat disayangkan jika seorang guru harus absen mengajar meski hanya satu hari karena sakit, sebab hilangnya satu hari berarti hilangnya kesempatan mentransfer ilmu yang bermanfaat kepada ratusan siswa.
5. Mengontrol Gaya Hidup Sebagai penutup, beliau mengingatkan para guru dan karyawan untuk menjaga gaya hidup agar tidak berlebihan. Gaya hidup harus selalu disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing, sehingga pendapatan atau gaji tidak habis hanya demi memenuhi tuntutan gaya hidup.
Melalui pembinaan mental ini, diharapkan seluruh keluarga besar MIN 1 Sumenep dapat mengaplikasikan pesan-pesan tersebut, sehingga mampu menjadi pendidik yang profesional, berintegritas, dan menjadi teladan yang baik bagi siswa.
Artikel Terkait
Dari Naskah hingga Video Animasi, Guru MIN 1 Sumenep Praktik Membuat Video Pembelajaran Berbasis AI
Rabu, 26 Agustus 2026
Tingkatkan Kreativitas Guru, MIN 1 Sumenep Gelar Pelatihan AI Canva Bersama Bapak Akh. Mufris, M.Pd.
Rabu, 26 Agustus 2026
Kreatif, Interaktif, dan Digital: MIN 1 Sumenep Bekali Guru melalui Pelatihan Digitalisasi
Rabu, 26 Agustus 2026
Panggung Kreativitas dan Prestasi Semarakkan Maulid Nabi 1448 H di MIN 1 Sumenep
Senin, 24 Agustus 2026
Jatuh Bangun Penuh Tawa! Keseruan Lomba Lari Sarung Antarkelas, 5 Ali Putra dan 6A Putri Keluar Sebagai Kampiun
Sabtu, 15 Agustus 2026
Merdeka Bersama Al-Qur'an: Lomba Tahfidz Semarakkan HUT RI Ke-81 di MIN 1 Sumenep
Jum'at, 14 Agustus 2026
Semarak Lomba Puisi MIN 1 Sumenep: Ajang Ekspresi Diri dan Pemupukan Semangat Nasionalisme Sejak Dini
Jum'at, 14 Agustus 2026